PROSES PEMILIHAN KETUA DAN WAKIL KETUA OSISdi SMAK MGR. SOEGIJAPRANATA PASURUANOleh : Untung Makrup, S.Pd.
Pembelajaran terpenting di sekolah adalah membekali siswa dengan kemampuan-kemampuan pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Ketiga kemampuan tersebut seyognya disesuaikan dengan perkembangan zaman saat ini dan masa mendatang. Kemampuan-kemampuan tersebut diharapkan dapat membantu siswa untuk tetap mampu memgatasi perkembangan zaman saat ini dan dimasa mendatang apapun tantangannya.
Demikian juga siswa harus dibakali dengan kemampuan berkompetisi dengan logis. Dalam kompetisi pasti ada yang menang atau kalah. Disaat menang disyukuri dengan bijak sehingga tidak menyakiti lawannya. Disaat kalah harus diterima dengan ikhlas tanpa mencari kambing hitam. Jika diduga ada kecurangan maka diselesiakan dengan jalur yang benar atau sesuai hukum dan perundang-undangan yang berlaku.
Setiap 5 tahun sekali di Indonesia ada pesta demokrasi yaitu Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Di SMAK Mgr. Soegijapranata Pasuruan juga ada pesta demokrasi yaitu Pemilihan Ketua Osis dan Wakil Ketua OSIS. Dari pesta demokrasi di sekolah ini diharapkan anak-anak dapat belajar banyak tentang bagaimana berdemokrasi yang benar, jujur, dan bertanggung jawab. Pada saat sudah punya hak pilih atau dipilih nanti mereka sudah siap memberikan hak pilihnya dengan benar dan bijaksana. Jika pada saatnya ikut berkompetisi maka mereka paling tidak sudah siap dengan rencana-rencana hebatnya, berjuang dengan cara yang benar dan mampu menerima kemenangan atau kekalahan dengan bijaksana.
Seperti tahapan-tahapan pada pemilihan umum. Tahapan-hapan pemilihan Ketua dan Wakil OSIS di SMAK Mgr. Soegijapranata Pasuruan juga mempunyai beberapa tahapan, tahapan tersebut meliputi:
1. Penjaringan Calon
Penjaringan calon melalui beberapa cara:
a. Pendaftaran secara pribadi
Setiap siswa mempunyai hak untuk mendaftarkan diri untuk menjadi pengurus OSIS
b. Perwakilan kelas
Calon pengurus OSIS dipilih dan diajukan oleh siswa-siswi dalam kelas tersebut
2. Tes Tulis
Calon-calon pengurus OSIS yang terjaring mengikuti tes tulis. Dari hasil tes tulis bagi yang lolos akan
masuk ke tahap berikutnya.
3. Tes Wawancara
Bagi calon pengurus OSIS yang lolos pada tahap tes tulis mengikuti tes wawancara. Tes wawancara dilakukan
oleh pengurus OSIS/panitia dan perwakilan guru (Kepala Sekolah, Waka Kesiswaan, Pembina OSIS, dll). Dari
hasil wawancara ini diambil 6 orang yang memiliki nilai peringkat 1 sampai dengan peringkat 6. Kemudian
dari 6 orang yang terpilih ini secara bebas menentukan pasangannya sendiri, kelas XI sebagai ketua dan
kelas X sebagai wakil ketua.
4. Pesta Demokrasi Meliputi:
1. Menyusun Visi dan Misi serta Program Unggulan Tiga PASLON (Paslon 1, Paslon 2, dan Paslon 3) diberi
tugas untuk menyusun visi dan misi serta program unggulan.
2. Orasi
Ketiga PASLON berorasi tentang visi, misi, dan program unggulan di depan peserta apel (siswa, guru dan
karyawan) dan_mgr juga melalui video yang dishare di ig OSIS dan sekolah (ig sekolah:
smak_mgr.soegijapranata. ig OSIS: osis_soepra)
3. Pencobolosan
Setelah orasi dilakukan pencoblosan. Panitia pemilihan telah menyiapkan kartu suara bernomor dan
bergambar ketiga PASLON). Peserta pemilih meliputi guru, karyawan, dan siswa).
4. Penghitungan Suara Penghitungan suara dilakukan oleh panitia pemilihan disaksikan oleh ketiga PASLON
dan perwakilan guru/karywan.
Demikian sekelumit proses pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS di SMAK Mgr. Soegijapranata Pasuruan. Semoga menjadi pembelajaran berharga bagi siswa-siswi SMAK Mgr. Soegijapranata dalam menyongsong kehidupannya ke depan setelah lulus sekolah.
"PEMBELAJARAN TERBAIK ADALAH DENGAN MEMPRAKTEKKANNYA"
Tinggalkan Balasan